Subscribe
Add to Technorati Favourites
Add to del.icio.us
Jumat, 18 Juni 2010

APPLICATION & IMPROVEMENT TEAM.

Life style A&I di CPP

.........................................................................
Yah..numpang nulis cerita kegiatan saya di A&I..
ternyata hidup itu indah ketika kita menyadari bahwa kita bisa
dari pada orang-orang yang tidak bisa
saya dan teman2 di A&I biasa hidup dalam tekanan
yah.. mboh wong anu wong itu
tapi semua pasti ada jalan keluar
benar atau salah yang penting ngeyel dulu
Nah klo salah berarti kita harus benahi diri kita
tapi klo benar ya.. harus tetap berusaha untuk jadi yang terbaik..
ngga' ada kehidupan tanpa masalah to..
ya yang penting tetap semangat dan berlapang dada.
yang jelas semuani anggap aja anugrah buat kita
So..Harus tetap tersenyum Dunk...
tapi klo lagi sedih apa bisa y..
Hemm..ga' pake lama ja sedihnya
Badai pasti berlalu, roda kehidupan tidak selamanya dibawah
dan kehidupan bukan untuk mengulang masa lalu
tapi bagaimana hari-hari yang kita lewati menjadi kenangan
yang tidak bisa kita lupakan di hari esok.
All Good..
Thanks to Allah..
You give me grace.




READ MORE - APPLICATION & IMPROVEMENT TEAM.
Rabu, 19 Mei 2010

KATAKAN AKU MENCINTAIMU





Sepasang kekasih perempuan dan laki-laki




sedang melaju lebih dari 100km/jam
dengan sebuah motor.



Perempuan : Pelan-pelan, aku takut


Laki-laki : Tidak, ini menyenangkan



Perempuan : Tidak, ini sama sekali tidak menyenangkan Please, aku takut.


Laki-laki : Baik, tapi katakan dulu bahwa kau mencintaiku.

perempuan : Aku mencintaimu!! Sekarang pelankan motornya..!!
Laki-laki : Sekarang beri aku pelukan yang erat.
(lalu perempuan itu pun memeluknya)

kemudian laki-laki itu berkata..



Laki-laki : Bisakah kamu melepas helmku & kamu pakai? helm ini sangat mengganggu ku.


(perempuan itu pun menurutinya)



Keesokan Harinya ada berita dikoran



sebuah sepeda motor menabrak gedung karena REM-nya blong.


Ada dua orang diatas motor itu tetapi hanya satu orang yang selamat.

yang terjadi sebenarnya adalah bahwa ditengah jalan,
Laki-laki itu menyadari bahwa rem motor mereka rusak/blong,
tetapi dia tidak ingin membiarkan kekasihnya tahu.

Dia meminta kekasihnya berkata
dia mencintainya & merasakan pelukannya,
karena dia tau itu untuk yang terakhir kali baginya.

dia lalu menyuruhnya memakai helm
supaya kekasihnya akan tetap hidup
walaupun itu berarti ia akan tetap mati...

Pernahkah kamu mencintai seseorang
sampai sebesar ini..??
Ataukah hanya sebatas memperhatikannya,
peduli, sms ..hanya untuk membuatnya bahagia??

Pernahkah kamu mengatakan
"AKU MENCINTAI MU" padanya?
Ataukah kamu menunggu untuk
mengatakan itu disaat kamu berada didalam situasi diatas motor itu??

Jika tidak, kamu masih punya kesempatan
untuk mencintainya lebih lagi..
Jangan menyimpan rasa cinta itu hanya didalam hati.
"KATAKAN PADANYA BAHWA KAMU MENCINTAINYA"

karena kamu tidak pernah tau, apakah besok kamu
masih punya waktu dan kesempatan untuk mengungkapkanya atau tidak.


Karena mungkin dia telah pergi untuk tidak pernah kembali
READ MORE - KATAKAN AKU MENCINTAIMU
READ MORE - GALERY DIPASENA

Minggu, 07/02/2010 11:24 WIB
Petambak Plasma Desak CP Prima Lepas Dipasena
Indro Bagus SU - detikFinance


(foto: dok detikFinance)
Jakarta - Para petambak plasma mendesak manajemen PT CP Prima Tbk (CPRO) segera menjual aset Bumi Pertambakan Dipasena yang dikelola oleh PT Aruna Wijaya Sejati. Petambak menilai tidak mungkin melakukan revitalisasi tambak tanpa adanya investor baru.

"Petambak plasma berharap banyak agar CP Prima segera merevitalisasi Dipasena termasuk mendorong penjualan kepada investor lain," ujar Ketua Umum Perhimpunan Petambak Plasma Udang Windu (P3UW), Nafian Faiz dalam siaran persnya, Minggu (7/2/2010).

Menurut Nafian, sejak dialihkannya kepemilikan Aruna Wijaya kepada CPRO tahun 2007, situasi perusahaan menjadi kacau. "Salah satunya persoalannya adalah CP Prima gagal melakukan revitalisasi tambak udang tersebut," ujarnya.

Nafian mengatakan, kegagalan manajemen CPRO merealisasikan revitalisasi telah melanggar komitmen jangka waktu revitalisasi sebagaimana disepakati ketika terjadi perubahan kepemilikan atas Aruna Wijaya (Dipasena).

"Petambak plasma melihat selama 3 tahun ini CP Prima gagal dan telah melanggar komitmen penyelesaian revitalisasi yang semula dijanjikan kurang dari 2 tahun sejak membeli," jelas Nafian.

Oleh sebab itu, Nafian melihat perlunya segera dilakukan penjualan Aruna Wijaya beserta tambak yang dikelolanya, Dipasena, guna menyelamatkan perusahaan tersebut.

"Berlarut-larutnya penyelesaian revitalisasi Bumi Dipasena akan berdampak negatif bagi ekonomi puluhan ribu masyarakat di delapan desa di Kecamatan Rawajitu Timur, Kab. Tulang Bawang, Lampung," ujarnya.
READ MORE - Story On Dipasena